RSS

MANAJEMEN INFORMASI




Jenis-jenis Utama Sumber Daya
Keberhasilan suatu organisasi dalam mencapai tujuannya sangat tergantung pada kemampuan orang yang mengelola organisasi tersebut. Manajemen sebagi suatu metode yang mengatur, mengelola organisasi dapat diartikan sebagai seni melaksanakan sesuatu melalui orang. Jika manajemen suatu organisasi baik maka akan meningkatkan kemakmuran suatu
negara.
Dalam menjalankan tugasnya , para manajer memerlukan informasi, karena adanya perbedaan tugas maka informasi yang diperlukan juga akan berbeda. Perbedaan tersebut disebabkan oleh adanya periode waktu, tingkat ketidakpastian, tipe informasi, dasar kebutuhan informasi dan bentuk pelaporan. Sehingga dapat dikategorikan bahwa informasi adalah salah satu jenis sumberdaya utama, dan termasuk dalam kategori sumberdaya konseptual. Jenis sumberdaya utama lainnya, dalam kategori sumberdaya fisik, yaitu :
 Manusia
 Material
 Mesin (termasuk fasilitas dan energi)
 Uang
Selain manusia dan informasi, sumber daya yang dapat menjadi modal penting dalam
suatu organisasi adalah organisasi itu sendiri. Organisasi sebagai suatu entitas, dengan
kemampuan adaptasi dan komunikasi yang tinggi dalam mengintegrasikan visi, misi, nilai-nilai,
dan strategi membentuk satu kekuatan dalam satu kultur kinerja (performance culture) sehingga
energi seluruh komponen dapat fokus pada pencapaian tujuan strategis yang telah digariskan
merupakan modal penting dalam proses manajemen sumber daya. Fleksibilitas tiap-tiap
komponen organisasi untuk mengarahkan fokus strateginya ke sasaran utama organisasi perlu
terus dikembangkan sebagai modal/kemampuan internal organisasi yang sangat penting
(organization capital).
Sumberdaya fisik yang berada pada organisasi biasanya terbatas dan bisa habis atau punah.
Sedangkan sumberdaya informasi bersifat “tidak” akan pernah habis. Sehingga semua
sumberdaya, baik fisik maupun konseptual harus disinergikan. Oleh karena itu tugas dari
manajer adalah mengarahkan penggunaan semua sumberdaya agar dapat dimanfaatkan secara
efektif. Sebagai tindak lanjut dari tugas manajer tersebut, maka perlu adanya usaha penataan
sumberdaya (Manajemen Sumberdaya) termasuk didalamnya manajemen informasi, yakni berupa:
 Sumberdaya harus disusun sedemikian rupa sehingga setiap saat diperlukan dapat segera
dimanfaatkan - perlu dilakukan modifikasi
 Sumberdaya harus dimanfaatkan semaksimal mungkin
 Sumberdaya harus selalu diperbaharui
Manajer memastikan bahwa data mentah yang diperlukan terkumpul dan kemudian
diproses menjadi informasi yang berguna. Kemudian manajer memastkan bahwa orang yang
layak dalam organisasi menerima informasi tersebut dalam bentuk yang tepat pada saat yang
tepat sehingga informasi tersebut dapat dimanfaatkan. Akhirnya manajer membuang informasi
yang tidak berguna lagi dan menggantikannya dengan informasi yang terkini dan akurat. Seluruh
aktivitas tersebut (memperoleh informasi, menggunakannya seefektif mungkin dan
membuangnya pada saat yang tepat, disebut sebagai manajemen informasi.
Kemampuan komputer yang semakin baik
 Peningkatan kemampuan komputer, Manajemen Data dan Komunikasi :
Trend Manajemen Data
  •  Ditinjau dari Segi Teknik Manajemen:
 File management dan organization hanya untuk satu aplikasi tertentu
 untuk beberapa aplikasi
 untuk corporate data files (diperlukan database sistems)
 Perlu dibuat data dictionary, bukan hanya sekedar data definitions.
 Ditinjau dari Segi Pengelolaan Data
 Terjadi pergeseran model pengolahan data, yang tadinya dilakukan secara
tersentralisasi (terpusat) kini menjadi pengolahan data terdesentralisasi atau
pengolahan terdistribusi. Artinya setiap komputer yang terhubung pada jaringan
dapat melakukan pengolahan data sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
  •  Ditinjau dari Segi Asal Data
 Berdasarkan asal data yang akan diolah, yang kebanyakan berasala dari Data
Internal kini bergeser dengan melibatkan Data Eksternal .
  •  Ditinjau dari Segi Jenis Data
 Pengolahan data dilakukan berdasarkan data yang dikumpulkan sehingga
menghasilkan informasi. Dengan perkataan lain, yang dulunya hanya melakukan
pertukaran data antar organisasi atau unit organisasi, terus meningkat menjadi
pertukaran informasi (yang merupakan hasil pengolahan dari data). Selanjutnya
bergerak menjadi pengolahan yang berbasis ilmu pengetahuan atau sistem pakar
(knowledge sistems atau expert sistems) sehingga akan menjadi intellectual
capital.
  • Ditinjau dari Luas Cakupan
 Penyebaran dan sumber informasi yang diolah dimanfaatkan dan berasal
lingkungan internal organisasi (bersifat Internal organization). Hal tersebut terus
mengalami pergeseran ke arah antar organisasi (bersifat Inter organization).
Sehingga konsep pengembangan sistem informasi akan berbasis komunikasi selain
berbasis komputer (Communication-based information sistem).
  • Ditinjau dari Infrastruktur
 Adapun infrastruktur yang digunakan akan bergerak dari berbentuk Mainframe
kearah infrastruktur berbasis Network.

PENGETAHUAN MANAJEMEN
Mengerti Komputer (computer literacy)
 pengetahuan mengenai komputer yang diperlukan untuk berfungsi di masa kini.
 mencakup mengenai istilah komputer, keunggulan dan kelemahan komputer,
kemampuan menggunakan komputer.
Mengerti Informasi (information literacy)
 meliputi pengertian bagaimana menggunakan informasi pada tiap tahap dari prosedur
pemecahan masalah, dimana informasi di dapat dan bagaimana membagikan informasi
dengan orang lain.


SISTEM
Sistem adalah sekelompok elemen yang bekerja sama (terintegrasi) untuk mencapai suatu
tujuan atau sasaran tertentu. Organisasi atau perusahaan terdiri dari sejumlh sumberdaya yang
bekerja menuju tercapainya suatu tujuan tertentu yang ditentukan oleh pemiliki atau manajemen.
Setiap sistem memiliki batas-batas luar yang memisahkannya dari lingkungannya. Tidak
semua sistem memiliki kombinasi elemen sistem yang sama, namun secara umum bisa
digambarkan terdiri dari sumberdaya input (masukan), roses transformasi, dan sumberdaya
output (keluaran).
Berdasarkan Hubungan elemen, sistem dibagi atas :
 Open sistem; sistem yang dihubungkan dengan lingkungannya melalui arus
sumberdaya.
 Closed sistem; sistem yang tidak dihubungkan dengan lingkungannya.
Berdasarkan besar kecilnya sistem, sistem terbagi atas :
 Subsistem; sistem di dalam suatu sistem;
 Supersistem atau suprasistem;
Terkadang sulit untuk membedakan membedakan apakah suatu bagian termasuk
subsistem atau supersistem. Untuk membedakannya dapat digunakan pedoman berikut :
a. harus dapat ditentukan apakah sesuatu itu penting bagi pencapaian tujuan sistem
atau apakah sesuatu itu memberikan andil bagi pencapaian tujuan sistem ?
b. Apakah sesuatu itu dapat dikendalikan dalam analisis yang dilakukan terhadap
suatu sistem ?
Jika jawaban dari kedua langkah tersebut positif atau ya, maka sesuatu tersebut dapat
dikatakan sebagai subsistem.
Berdasarkan Jenis Elemennya, sistem dibedakan atas :
 Sistem fisik, yang terdiri dari sejumlah sumberdaya fisik
 Sistem konseptual, terdiri dari sumberdaya konseptual (data dan informasi).
Pentingnya suatu pandangan sistem (Sistem view), yakni melihat bisnis proses sebagai
sistem yang melekat dalam suatu lingkungan yang lebih luas, yaitu :
 Mencegah manajer tersesat dalam kompleksitas struktur organisasi dan pekerjaan
yang rinci;
 Menyadari perlunya memiliki tujuan yang baik;
 Menekankan pentingnya kerjasama antar unit;
 Melihat keterkaitan antar unit;
 Memberi penilaian yang tinggi pada informasi umpan balik;


Data Vs Informasi
Data dan informasi merupakan suatu sumberdaya utama secara konseptual, yang
keduanya pada umumnya merupakan hal saling berbeda. Data terdiri dari fakta dan angka dari
Sistem Informasi
berbagai sumber dalam dunia nyata menyangkut entitas manusia, obyek, kejadian dll yang bisa
bersifat kualitatif atau kuantitatif serta bersifat internal maupun eksternal. (data = the plural of
datum) yang relatif tidak mempunyai arti bagi pemakai. Sedangkan yang dimaksud dengan
informasi adalah data yang telah diolah sehingga mempunyai arti bagi pemakai. Pengolah
informasi (information processor) mengubah data mejadi informasi dan merupakan salah satu
elemen kunci dalam sistem konseptual. Pengolah informasi dapat meliputi elemen-elemen
komputer, elemen-elemen non komputer, atau kombinasinya. Data dan Informasi dapat
diperlakukan sebagai asset.

Perkembangan Sistem Informasi Berbasis Komputer (CBIS)
Usaha penerapan komputer dalam bidang bisnis terus berkembang sesuai dengan
perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi. Tahapan perkembangan tersebut yaitu :
 Fokus awal pada Data (electronic data processing – EDP)
Didukung dengan munculnya punched card dan keydriven bookkeeping machines, dan
perusahaan umumnya mengabaikan kebutuhan informasi para manajernya. Aplikasi yang
digunakan sistem informasi akuntasi (SIA).
 Fokus baru pada Informasi (management information sistem – MIS)
Seiring denga diperkenalkannya generasi baru alat penghitung yang memungkinkan
pemrosesannya lebih banyak. Hal tersebut dioerientasikan untuk kosep penggunaan
komputer sebagai sistem informasi manajemen (SIM), yang berarti bahwa aplikasi
komputer harus diterapkan dengan tujuan utama untuk menghasilkan informasi
manajemen.
 Fokus Revisi pada Pengambilan Keputusan (Decision support sistem – DSS)
Merupakan hal yang berbeda dengan konsep SIM. DSS adalah sistem penghasil informasi
yang ditujukan pada suatu masalah tertentu yang harus dipecahkan serta diambil
keputusannya oleh manajer.
 Fokus sekarang pada Komunikasi (office automation – AO)
OA memudahkan komunikasi dan meningkatkan produktivitas di antara para manajer dan
pekerja kantor melalui penggunaan alat-alat elektronik. OA telah berkembang
meliputiberagam aplikasi seperti konferensi jarak jauh (teleconference), voice mail, e-mail
(surat elektronik), electronic calendaring, facsimile transmission, dan desktop publishing.
Istilah lainnya dalam menggunakan semua aplikasi AO tersebut dinamakan dengan kantor
virtual (virtual office).
 Fokus potensial pada Konsultasi (artificial intelligence/expert sistem – AI/ES)
Ide dasar AI adalah komputer dapat deprogram untuk melaksanakan sebagian penalaran
logis yang sama seperti manusia. Sistem pakar adalah suatu sistem yang berfungsi
sebagaiseorang spesialis dalam suatu bidang. Sistem yang menggambarkan segala macam
sistem yang menerapkan kecerdasan buatan untuk pemecahan masalah dinamakan dengan
sistem berbasis pengetahuan (knowledge-bases sistems) Penjelasan lebih lanjut akan
dijumpai pada modul terakhir dari materi kuliah SIM.
Manajer membuat keputusan untuk memecahkan masalah dengan memanfaatkan data dan
informasi. Informasi disajikan dalam bentuk lisan maupun tertulis oleh suatu pengolah informasi.
Pada bagian pengolahan dengan komputer terdiri dari lima bidang yakni SIA, SIM, DSS, kantor
virtual dan sistem berbasis pengetahuan. Hal tersebut dinamakan dengan sistem informasi
berbasis komputer (komputer based information sistem). Gambar 1.10 menunjukkan model
CBIS.
Information specialist :
Adalah Orang yang bertanggung jawab dalam pengembangan dan pemeliharaan sistem
berbasis komputer. Terdapat 5 (lima) golongan utama spesialis informasi, yaitu :
 Sistem analyst
 Database administrator
 Network specialist
 Programmer
 Operator
Kerjasama antar golongan tersebut dilakukan dalam rangka mengembangkan sistem
berbasis komputer, secara diagram nampak pada Gambar 1.11. hal tersebut menggambarkan
rantai komunikasi tradisional yang menghubungkan pemakai, para spesialis informasi dan
komputer.





  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar